Menteri Teten UMKM Harus Kuasai Ketrampilan Bisnis Digital

Menteri Teten UMKM Harus Kuasai Ketrampilan Bisnis Digital

Menteri Teten UMKM Harus Kuasai Ketrampilan Bisnis Digital

Menteri Teten UMKM Harus Kuasai Ketrampilan Bisnis Digital – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, di tengah tantangan ekonomi saat ini, menjadi wirausaha menjadi pilihan paling rasional. Untuk itu, perlu menyiapkan UMKM atau wirausaha yang melek digital karena pandemi Covid-19 memaksa para pelaku usaha beradaptasi pada era digitalisasi.

Menuntut pelaku UMKM atau wirausaha  menguasai ketrampilan bisnis dalam dunia digital. Saat setiap tahun jumlah potensi pengangguran perguruan tinggi mencapai 1,7 juta orang, baik yang berasal dari lulusan baru maupun eksisting.

Melansir dari laman Sbobet Casino Teten menilai BRIncubator sangat bagus dalam memberikan ruang bagi UMKM serta memberikan pendampingan. Untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas hingga UMKM bisa melakukan ekspor. UMKM menjadi Go-Modern, Go-Digital, Go-Online dan Go-Global.

Ia mengatakan KemenkopUKM juga menyelenggarakan berbagai pelatihan untuk membantu pelaku UMKM memasuki era digital dan memperkuat kualitas produknya yang ia lakukan. Antara lain dengan EDUKUKM.ID yaitu Program e-learning atau pelatihan daring secara gratis (dapat akses pada www.edukukm.id) Seri Podcast 60 detik untuk memandu UMKM shifting ke model bisnis digital (dapat akses pada kanal media sosial @kemenkopukm).

Program lainnya adalah Seri Webinar SPARC Campus (dapat akses pada SMESCO) Seri video bertema New Normal/Adaptasi Kebiasaan Baru akses ke kanal media sosial @kemenkopukm. Seri pelatihan daring terintegrasi program SPARC Campus (dapat akses pada SMESCO) serta Kakak Asuh UMKM.

Menko Luhut Yakin 3 Juta UMKM Go Digital Akhir 2020

Sebeumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan yakin jumlah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang go digital bisa mencapai 3 juta pada akhir 2020. Alasannya, per 16 September sudah ada 1,9 juta UMKM yang masuk ke ekosistem digital.

Luhut mengatakan, tingginya minat pelaku UMKM untuk beralih ke ekosistem digital akibat berbagai manfaat untuk pengembangan bisnis. Antara lain kemudahan proses pemasaran dan kemampuan jangkauan pasar yang lebih luas.

“Hal itu terbukti oleh survei BPS, saat 16 persen UMKM cenderung melakukan diversifikasi usaha selama pandemi Covid-19. Kemudian, 83 persen sisanya UMKM mengakui adanya pengaruh positif dalam penggunaan media online untuk kegiatan pemasaran,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Luhut optimis total ada 3 juta UMKM yang akan go digital hingga akhir tahun ini. Sehingga dapat memperoleh yang mencapai 150 persen dari target awal yang sesuai penetapannya.

“Kita bisa mencapai 3 juta pada akhir tahun ini. Artinya kita capai target 150 persen dari target awal yang kita canangkan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *