Doenload Joker123 idnlive agen joker123 Agen Togel IDN Live

Skema Bantuan Pemerintah pada 4 Kategori UMKM

Skema Bantuan Pemerintah pada 4 Kategori UMKM

Skema Bantuan Pemerintah pada 4 Kategori UMKM

Skema Bantuan Pemerintah pada 4 Kategori UMKM – Direktur Bisnis Mikro Bank Rakyat Indonesia (BRI), Supari, menyebut ada 4 profil kerentanan pelaku usaha UMKM di masa pandemi Covid-19 ini. Empat profil kerentanan ini menjadi basis pemerintah atau mitra kerja pemerintah dalam memberikan bantuan agar tepat sasaran.

“Jika kita petakan sebenarnya profil UMKM pada masa pandemi ini ada empat,” kata Supari dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 Jakarta, Jumat (4/9).

Pertama, profil UMKM paling rentan karena tidak memiliki tabungan dan tidak punya pinjaman pada lembaga keuangan formal. Selain itu, UMKM ini tidak terjangkau pula dengan lembaga keuangan formal.

Supari mengatakan dengan profil seperti ini mereka harus mendapatkan bantuan dari pihak ketiga. Bantuan sosial ini bisa kita dapatkan dari pemerintah baik itu lewat Kementerian Sosial atau Kementerian Desa dan PDT.

“Yang paling rentan itu harus segera mendapatkan bantuan sosial, baik itu dari Kementerian Sosial atau Kementerian Desa lewat dana desa,” kata Supari.

Kedua, pelaku usaha UMKM yang tidak punya tabungan tetapi punya pinjaman. Profil UMKM seperti ini sudah menggunakan modal kerjanya untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Supari menyebut, pada saat aktivitas ekonomi mulai berjalan mereka memerlukan tambahan modal kerja. Sehingga pada pelaku usaha kategori ini bantuan yang cocok  pemerintah berikan yakni restrukturisasi kredit, subsidi bunga kredit lunak tambahan kerja bersubsidi dengan pola penjaminan.

“Ini jadi sasaran program bantuan presiden produktif,” kata Supari.

Namun, dalam kategori ini bantuan sosial yang  pemerintah berikan tidak langsung dberguna untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. Mereka menyimpan sebagian bantuan pemerintah untuk mendapat modal kerja.

Supari menyebut, dua jenis profil UMKM ini seharusnya sudah tersentuh bantuan dari pemerintah. Tetapi jika masih ada yang belum tersentuh pemerintah ia mengira terjadi karena proses sosialisasi pada bagian bawah.

BRI Jamin Penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro Tak Dikenai Biaya

Dalam program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), Bank BRI memainkan dua peran sekaligus. Yakni sebagai pengusul peserta program dan sebagai penyalur dana program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Stimulus ini  pemerintah berikan dalam bentuk tambahan modal usaha bagi pelaku usaha mikro yang belum pernah mengajukan kredit usaha pada bank atau lembaga pembiayaan.

Sebagai pengusul, Bank BRI bertugas mencari calon penerima yang sudah terdaftar sebagai nasabah bank. Nasabah Simpedes dengan maksimal saldo Rp 2 juta menjadi sasaran BRI untuk mendaftarkan sebagai penerima bantuan modal ke Kementerian Koperasi dan UKM. Setidaknya, ada 4,3 juta nasabah bank plat merah ini yang sesuai dengan kriteria penerima program BPUM.

“BRI punya 4,3 juta yang sekarang ini oleh petugas bank sedang validasi datanya dalam lapangan, apakah betul usaha mikro atau super mikro,” kata Direktur Bisnis Mikro Bank BRI, Supari dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9  Jakarta, Jumat (4/9).

Selain mengumpulkan data dari internal, BRI juga menghimpun data dari dinas atau instansi terkait. Salah satunya lewat dinas koperasi baik pada tingkat provinsi atau kabupaten/kota. Lalu ada juga melalui pedagang pasar yang belum memiliki rekening Bank BRI dan anggota luster yang belum terhubung dengan bank baik untuk simpanan atau pinjaman. Semua calon penerima harus memenuhi kriteria Permenkop dengan tanggung jawab dan validitas identitas dan usaha.

Sementara itu, sebagai penyalur, BRI berperan untuk menyalurkan dana BPUM dari pemerintah kepada penerima bantuan yang telah pengusulannya. Pemberian bantuan langsung  kepada penerima melalui transfer dana ke masing-masing rekening.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *